banner 728x250

PMI Bojonegoro,Cara Unik Cari Pendonor Saat Ramadan, Siapkan Sembako dan Undian Hadiah

Time.i-news.site/BOJONEGORO – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial melalui aksi donor darah.

Melalui program donor darah spesial Ramadan, Palang Merah Indonesia Bojonegoro memberikan paket sembako kepada masyarakat yang bersedia mendonorkan darahnya. Program ini digelar untuk menjaga ketersediaan stok darah yang biasanya menurun selama bulan puasa.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 14 hingga 15 Maret 2026, di Unit Donor Darah PMI Bojonegoro. Panitia menyiapkan sekitar 300 paket sembako bagi para pendonor.

Paket sembako yang diberikan berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, dan mi instan. Selain itu, para pendonor juga berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik melalui undian yang telah disiapkan panitia.

Kepala Unit Pelaksana Donor (UPD) PMI Bojonegoro, Imam Sutrisno, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya menjaga stabilitas stok darah di rumah sakit.

Menurutnya, kebutuhan darah setiap bulan relatif sama, namun jumlah pendonor cenderung menurun saat Ramadan.

“Setiap bulan kebutuhan darah sebenarnya tetap. Tetapi ketika bulan puasa, jumlah pendonor biasanya berkurang. Program ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus cara kami berbagi keberkahan kepada masyarakat yang tetap peduli kepada sesama meskipun sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melakukan donor darah selama Ramadan.

Ia menegaskan bahwa donor darah tetap aman dilakukan saat berpuasa dan justru memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.

“Puasa bukan penghalang untuk melakukan aksi kemanusiaan. Justru ini menjadi kesempatan untuk memperbanyak pahala dengan membantu orang lain yang membutuhkan darah,” tuturnya.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu pendonor, Mariyanto, mengaku datang dengan niat membantu sesama tanpa mengharapkan imbalan.

Ia pun mengaku terkejut saat menerima paket sembako dari panitia.

“Awalnya saya hanya ingin membantu orang yang membutuhkan darah. Alhamdulillah pulang membawa sembako untuk keluarga. Ini tentu sangat membantu, apalagi kebutuhan biasanya meningkat saat Ramadan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PMI Bojonegoro berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk mendonorkan darahnya sehingga ketersediaan stok darah di rumah sakit tetap terjaga selama bulan Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *