banner 728x250

Refleksi Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Danramil Kepohbaru Serukan Pers Bermartabat dan Berintegritas

Time.i-news.site/Bojonegoro 3/5/2026 – Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia setiap 3 Mei kembali hadir sebagai ruang refleksi kolektif untuk meneguhkan arti penting pers dalam menjaga denyut demokrasi. Momentum ini dimaknai bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan moral untuk memperkuat komitmen menghadirkan jurnalisme yang jujur, berimbang, dan dapat dipercaya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Danramil Kepohbaru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berdiri bersama mendukung eksistensi pers yang profesional, independen, dan berintegritas. Menurutnya, pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penjaga nalar publik yang berperan penting dalam membentuk kesadaran dan menciptakan ruang dialog yang sehat.

 

“Pers adalah cahaya yang menerangi ruang publik. Maka kebebasannya harus dijaga, namun juga diiringi tanggung jawab untuk tetap berpijak pada kebenaran dan etika,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, kebebasan pers merupakan fondasi utama dalam menciptakan transparansi dan akuntabilitas. Di tengah dinamika kehidupan sosial yang terus bergerak cepat, kehadiran pers yang kredibel menjadi penopang utama agar masyarakat tidak terjebak dalam arus informasi yang menyesatkan.

 

Lebih jauh, Danramil Kepohbaru menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan berbagai program pemerintah dan kegiatan TNI kepada masyarakat. Sinergi yang terbangun dinilai mampu menciptakan suasana kondusif sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

 

Di era digital yang sarat dengan banjir informasi, tantangan pers kian kompleks. Oleh karena itu, ia mengajak insan pers untuk terus menjaga marwah profesi dengan meningkatkan kualitas karya jurnalistik, mengedepankan verifikasi, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap pemberitaan.

 

Dengan semangat Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, diharapkan kolaborasi antara aparat, media, dan masyarakat dapat semakin erat. Dari sinergi itulah akan lahir ekosistem informasi yang sehat—yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menghadirkan keadilan dan harapan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *