
Time.i-news.site/ – BOJONEGORO, 24 Februari 2026 – Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) brangkal 1 Kepohbaru menyampaikan penjelasan resmi terkait menu makanan yang telah dibagikan kepada siswa pada Senin, 23 Februari 2025. Penjelasan tersebut ditujukan kepada PIC sekolah dan kader sebagai bentuk transparansi serta upaya menyamakan pemahaman di lapangan.
Kepala SPPG, Febita Agustin Nurhalimah, menyampaikan bahwa menu puding yang dibagikan kepada siswa dibuat menggunakan buah melon segar dan susu segar, bukan menggunakan perasa instan atau produk berbahan dasar nutrijel. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas bahan sekaligus memastikan nilai gizi yang diberikan kepada peserta didik tetap optimal.
Selain itu, pihak SPPG juga meminta bantuan kepada PIC sekolah dan kader untuk kembali mensosialisasikan terkait alokasi anggaran dalam program Makan Bergizi Gratis. Pasalnya, masih terdapat pemahaman di masyarakat bahwa anggaran dipukul rata sebesar Rp15.000 per porsi, padahal pembagian anggaran telah disesuaikan dengan kategori penerima manfaat.
Adapun rincian alokasi anggaran yang diterapkan meliputi:
Rp8.000 per porsi untuk porsi kecil, yang diperuntukkan bagi balita, siswa TK/PAUD, serta siswa kelas 1 hingga 3 SD.
Rp10.000 per porsi untuk porsi besar, yang diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, siswa kelas 4 hingga 6 SD, serta siswa jenjang SMP dan SMA.
Menurut pihak SPPG, pembagian anggaran tersebut sebelumnya telah disampaikan dalam kegiatan sosialisasi. Oleh karena itu, diharapkan informasi ini dapat diteruskan kembali kepada seluruh pihak agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.
Pihak SPPG menegaskan bahwa penyampaian penjelasan ini merupakan bagian dari komitmen transparansi dan tanggung jawab bersama dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi.
SPPG juga membuka ruang komunikasi bagi pihak sekolah maupun kader apabila terdapat pertanyaan, masukan, atau hal yang perlu diklarifikasi, dengan harapan setiap persoalan dapat disampaikan melalui jalur koordinasi internal terlebih dahulu sehingga dapat diselesaikan secara baik dan kekeluargaan.




