banner 728x250

Harmoni Iedul Fitri di Sumberagung: Ratusan Warga Muhammadiyah Khusyuk Salat Ied, Eratkan Silaturahmi dalam Damai

Time.i-news.site/Bojonegoro, 20 Maret 2026 — Pagi yang teduh di Desa Sumberagung, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, dipenuhi gema takbir yang mengalun syahdu dari Masjid Al-Muttaqin. Ratusan warga Muhammadiyah, sekitar 500 jamaah, berbondong-bondong datang dengan wajah penuh suka cita untuk menunaikan Salat Iedul fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/03/2026).

Langkah kaki yang beriringan menuju masjid menjadi potret kebersamaan yang hangat. Sejak fajar menyingsing, halaman hingga ruang dalam masjid dipadati jamaah yang datang dari berbagai penjuru desa, menyatu dalam satu tujuan: merayakan hari kemenangan dengan hati yang bersih.

Salat Ied berlangsung dengan khusyuk dan tertib, dipimpin oleh imam USTADZ SADAM HUSIN, dengan khutbah Iedul Fitri yang disampaikan oleh khatib H.IKSAN BUDIONO. SH.,M.PD.. Kehadiran aparat keamanan dari kepolisian, Koramil, dan linmas setempat turut memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar.

Keindahan pagi itu semakin lengkap saat khutbah Iedul Fitri disampaikan. Dengan bahasa yang lembut dan penuh makna, khatib mengajak jamaah untuk kembali kepada fitrah, memperkuat iman, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan persaudaraan. Setiap kalimat yang terucap terasa menyejukkan hati, seolah menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati adalah ketika manusia mampu memaafkan dan memperbaiki diri.

Usai salat, suasana berubah menjadi lautan kehangatan. Jamaah saling bersalaman, bermaaf-maafan, dan bertukar senyum tulus. Tidak ada sekat, tidak ada jarak—yang ada hanyalah kebersamaan yang begitu indah dan damai. Momen itu menjadi gambaran nyata nilai-nilai Iedul fitri yang sesungguhnya.

Di tengah perbedaan penentuan 1 Syawal, warga Sumberagung tetap menunjukkan sikap saling menghormati. Kerukunan terjaga dengan baik, mencerminkan kedewasaan dan kuatnya ikatan persaudaraan antarumat Islam di desa tersebut.

Iedul fitri di Sumberagung bukan sekadar perayaan, melainkan perwujudan harmoni, kebersamaan, dan kedamaian yang hidup di tengah masyarakat. Sebuah potret sederhana, namun sarat makna tentang indahnya persatuan dalam keberagaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *