banner 728x250

Menteri LH Hanif Faisol Pulang Kampung, Gerakan ASRI Jadi Sinyal Kuat Bojonegoro Rebut Kembali Adipura

BOJONEGORO – Tekad Kabupaten Bojonegoro untuk merebut kembali predikat Adipura terus diperkuat. Semangat tersebut terlihat dalam peluncuran Gerakan ASRI yang dihadiri langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, pada Jumat sore (06/03/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Pasar Wisata Bojonegoro ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

 

Kehadiran Menteri Hanif terasa istimewa, mengingat ia merupakan putra asli Bojonegoro yang pulang kampung untuk memberikan dukungan moral sekaligus memotivasi pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperbaiki tata kelola lingkungan.

 

Acara diawali dengan apel pasukan yang diikuti oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, serta petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup.

 

Dalam sambutannya, Menteri Hanif menyampaikan optimisme besar terhadap upaya Bojonegoro dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah.

 

“Saya bangga bisa pulang ke Bojonegoro. Di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Ibu Nurul Azizah, saya yakin pengelolaan sampah di daerah ini akan semakin baik. Tahun depan, predikat Adipura harus kembali ke pangkuan Bojonegoro,” tegasnya di hadapan ratusan peserta apel.

 

Ia menegaskan bahwa penghargaan Adipura bukan sekadar persoalan kebersihan yang terlihat secara kasat mata, melainkan mencakup manajemen pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta partisipasi aktif masyarakat.

 

Pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro agar mampu memenuhi standar kota bersih tingkat nasional.

 

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di area pasar. Menteri Hanif bersama Bupati dan para peserta turun langsung menyapu serta memungut sampah sebagai simbol dimulainya Gerakan ASRI.

 

Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat. Ia berharap Gerakan ASRI tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi budaya yang tertanam dalam kehidupan masyarakat.

 

“Terima kasih kepada Bapak Menteri yang telah membersamai kami. Ini adalah ikhtiar bersama agar Bojonegoro tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga menjadi daerah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” ujar Wahono.

 

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, Pramuka, hingga masyarakat umum, Bojonegoro kini menatap optimis untuk kembali meraih penghargaan Adipura dan mengembalikan mahkota kota bersih tersebut ke Bumi Angling Dharma pada tahun-tahun mendatang. (Prokopim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *